aekurat Page's | http://archive.objekwisata.web.id/halku-aekurat.html

http://archive.objekwisata.web.id/halku-aekurat.html 2017-11-20 02:09:26 http://archive.objekwisata.web.id/halku-aekurat.html 2017-11-20 02:09:26 http://archive.objekwisata.web.id/halku-aekurat.html 2017-11-20 02:09:26 http://archive.objekwisata.web.id/halku-aekurat.html 2017-11-20 02:09:26 http://archive.objekwisata.web.id/halku-aekurat.html 2017-11-20 02:09:26 http://archive.objekwisata.web.id/halku-aekurat.html 2017-11-20 02:09:26 http://archive.objekwisata.web.id/halku-aekurat.html 2017-11-20 02:09:26

Kota Bandung Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Bandung beralih ke halaman ini. Untuk Kabupaten yang bernama-sama, lihat pula Kabupaten Bandung. Untuk kegunaan lain dari Bandung, lihat Bandung (disambiguasi). Kota Bandung ᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ Kota Kembang Parijs Van Java "City Of Heritage" Jawa 1rightarrow blue.svg Jawa Barat Lambang Kota Bandungᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ Lambang Semboyan: Bermartabat (Bersih, Makmur, Taat, dan Bersahabat) Gemah Ripah Wibawa Mukti (Tenteram, Makmur, Berlimpah, Menyenangkan) Kota Bandungᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ berlokasi di Jawa Kota Bandungᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀKota Bandung ᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀLokasi kota Bandung di peta pulau Jawa Kota Bandungᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ berlokasi di Indonesia Kota Bandungᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀKota Bandung ᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀLokasi kota Bandung di peta Indonesia Koordinat: 6°54′53,08″LU 107°36′35,32″BT Negara Indonesia Hari jadi 25 September 1810 Pemerintahan • Wali Kota Muhammad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D.[1] Populasi (2016[2]) • Total 2,490,622 jiwa Demografi • Suku bangsa Sunda, Jawa, Tionghoa, Arab, Batak, dll. • Agama Islam (88.72%) Kristen Protestan (7.32%) Katolik (3.01%) Budha (0.61%) Hindu (0.31%) Konghucu (0.03%)[3] • Bahasa Sunda, Indonesia, Jawa Zona waktu WIB (UTC+7) Kode telepon +62 22 Bandar udara Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Flora resmi Anggrek bulan Fauna resmi Owa Jawa Situs web www.bandung.go.id Kota Bandung (Sunda: ᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ) merupakan kota metropolitan terbesar di Provinsi Jawa Barat, sekaligus menjadi ibu kota provinsi tersebut. Kota ini terletak 140 km sebelah tenggara Jakarta, dan merupakan kota terbesar di wilayah Pulau Jawa bagian selatan. Sedangkan wilayah Bandung Raya (Wilayah Metropolitan Bandung) merupakan metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jabodetabek. Di kota ini tercatat berbagai sejarah penting, di antaranya sebagai tempat berdirinya sebuah perguruan tinggi teknik pertama di Indonesia (Technische Hoogeschool te Bandoeng - TH Bandung, sekarang Institut Teknologi Bandung - ITB)[4], lokasi ajang pertempuran pada masa kemerdekaan[5], serta pernah menjadi tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika 1955,[6] suatu pertemuan yang menyuarakan semangat anti kolonialisme, bahkan Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru dalam pidatonya mengatakan bahwa Bandung adalah ibu kotanya Asia-Afrika.[7] Pada tahun 1990 kota Bandung terpilih sebagai salah satu kota paling aman di dunia berdasarkan survei majalah Time.[8] Kota kembang merupakan sebutan lain untuk kota ini, karena pada zaman dulu kota ini dinilai sangat cantik dengan banyaknya pohon-pohon dan bunga-bunga yang tumbuh di sana. Selain itu Bandung dahulunya disebut juga dengan Parijs van Java karena keindahannya. Selain itu kota Bandung juga dikenal sebagai kota belanja, dengan mall dan factory outlet yang banyak tersebar di kota ini, dan saat ini berangsur-angsur kota Bandung juga menjadi kota wisata kuliner. Dan pada tahun 2007, konsorsium beberapa LSM internasional menjadikan kota Bandung sebagai pilot project kota terkreatif se-Asia Timur.[9] Saat ini kota Bandung merupakan salah satu kota tujuan utama pariwisata dan pendidikan. Bandung akan menjadi salah satu kota tuan rumah pendukung Asian Games 2018. Infrastruktur yang sedang dibangun termasuk Metro Kapsul, sejenis sistem APM atau People mover yang dikembangkan sendiri. Geografis Kota Bandung dikelilingi oleh pegunungan, sehingga bentuk morfologi wilayahnya bagaikan sebuah mangkok raksasa,[10] secara geografis kota ini terletak di tengah-tengah provinsi Jawa Barat, serta berada pada ketinggian ±768 m di atas permukaan laut, dengan titik tertinggi di berada di sebelah utara dengan ketinggian 1.050 meter di atas permukaan laut dan sebelah selatan merupakan kawasan rendah dengan ketinggian 675 meter di atas permukaan laut. Kota Bandung dialiri dua sungai utama, yaitu Sungai Cikapundung dan Sungai Citarum beserta anak-anak sungainya yang pada umumnya mengalir ke arah selatan dan bertemu di Sungai Citarum. Dengan kondisi yang demikian, Bandung selatan sangat rentan terhadap masalah banjir terutama pada musim hujan. Keadaan geologis dan tanah yang ada di kota Bandung dan sekitarnya terbentuk pada zaman kwartier dan mempunyai lapisan tanah alluvial hasil letusan Gunung Tangkuban Parahu. Jenis material di bagian utara umumnya merupakan jenis andosol begitu juga pada kawasan dibagian tengah dan barat, sedangkan kawasan dibagian selatan serta timur terdiri atas sebaran jenis alluvial kelabu dengan bahan endapan tanah liat. Semetara iklim kota Bandung dipengaruhi oleh iklim pegunungan yang lembab dan sejuk, dengan suhu rata-rata 23.5 °C, curah hujan rata-rata 200.4 mm dan jumlah hari hujan rata-rata 21.3 hari per bulan.[11] [sembunyikan]Data iklim Bandung, Jawa Barat Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun Rata-rata tertinggi °C (°F) 27.1 (80.8) 27.3 (81.1) 27.9 (82.2) 28.3 (82.9) 28.4 (83.1) 28 (82) 28 (82) 28.6 (83.5) 29.2 (84.6) 29.2 (84.6) 28.3 (82.9) 27.9 (82.2) 28.18 (82.66) Rata-rata harian °C (°F) 23.3 (73.9) 23.2 (73.8) 23.5 (74.3) 23.7 (74.7) 23.7 (74.7) 22.7 (72.9) 22.5 (72.5) 22.8 (73) 23.3 (73.9) 23.7 (74.7) 23.5 (74.3) 23.6 (74.5) 23.29 (73.93) Rata-rata terendah °C (°F) 19.5 (67.1) 19.2 (66.6) 19.2 (66.6) 19.2 (66.6) 19 (66) 17.5 (63.5) 17 (63) 17 (63) 17.4 (63.3) 18.3 (64.9) 18.8 (65.8) 19.3 (66.7) 18.45 (65.26) Presipitasi mm (inci) 243 (9.57) 217 (8.54) 257 (10.12) 246 (9.69) 166 (6.54) 77 (3.03) 70 (2.76) 68 (2.68) 83 (3.27) 174 (6.85) 272 (10.71) 291 (11.46) 2.164 (85,22) Sumber: Climate-Data.org (altitude: 692m)[12] Sejarah Residen Bandung circa 1870 Suasana Jalan Braga ke arah utara pada tahun (1908) Kata Bandung berasal dari kata bendung atau bendungan karena terbendungnya sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Parahu yang lalu membentuk telaga. Legenda yang diceritakan oleh orang-orang tua di Bandung mengatakan bahwa nama Bandung diambil dari sebuah kendaraan air yang terdiri dari dua perahu yang diikat berdampingan yang disebut perahu bandung yang digunakan oleh Bupati Bandung, R.A. Wiranatakusumah II, untuk melayari Ci Tarum dalam mencari tempat kedudukan kabupaten yang baru untuk menggantikan ibukota yang lama di Dayeuhkolot. Berdasarkan filosofi Sunda, kata Bandung juga berasal dari kalimat Nga-Bandung-an Banda Indung, yang merupakan kalimat sakral dan luhur karena mengandung nilai ajaran Sunda. Nga-Bandung-an artinya menyaksikan atau bersaksi. Banda adalah segala sesuatu yang berada di alam hidup yaitu di bumi dan atmosfer, baik makhluk hidup maupun benda mati. Sinonim dari banda adalah harta. Indung berarti Ibu atau Bumi, disebut juga sebagai Ibu Pertiwi tempat Banda berada. Dari Bumi-lah semua dilahirkan ke alam hidup sebagai Banda. Segala sesuatu yang berada di alam hidup adalah Banda Indung, yaitu Bumi, air, tanah, api, tumbuhan, hewan, manusia dan segala isi perut bumi. Langit yang berada di luar atmosfer adalah tempat yang menyaksikan, Nu Nga-Bandung-an. Yang disebut sebagai Wasa atau Sang Hyang Wisesa, yang berkuasa di langit tanpa batas dan seluruh alam semesta termasuk Bumi. Jadi kata Bandung mempunyai nilai filosofis sebagai alam tempat segala makhluk hidup maupun benda mati yang lahir dan tinggal di Ibu Pertiwi yang keberadaanya disaksikan oleh yang Maha Kuasa. Kota Bandung secara geografis memang terlihat dikelilingi oleh pegunungan, dan ini menunjukkan bahwa pada masa lalu kota Bandung memang merupakan sebuah telaga atau danau. Legenda Sangkuriang merupakan legenda yang menceritakan bagaimana terbentuknya danau Bandung, dan bagaimana terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu, lalu bagaimana pula keringnya danau Bandung sehingga meninggalkan cekungan seperti sekarang ini. Air dari danau Bandung menurut legenda tersebut kering karena mengalir melalui sebuah gua yang bernama Sanghyang Tikoro. Daerah terakhir sisa-sisa danau Bandung yang menjadi kering adalah Situ Aksan, yang pada tahun 1970-an masih merupakan danau tempat berpariwisata, tetapi saat ini sudah menjadi daerah perumahan untuk permukiman. Kota Bandung mulai dijadikan sebagai kawasan permukiman sejak pemerintahan kolonial Hindia Belanda, melalui Gubernur Jenderalnya waktu itu Herman Willem Daendels, mengeluarkan surat keputusan tanggal 25 September 1810 tentang pembangunan sarana dan prasarana untuk kawasan ini. Dikemudian hari peristiwa ini diabadikan sebagai hari jadi kota Bandung. Kota Bandung secara resmi mendapat status gemeente (kota) dari Gubernur Jenderal J.B. van Heutsz pada tanggal 1 April 1906[13] dengan luas wilayah waktu itu sekitar 900 ha, dan bertambah menjadi 8.000 ha pada tahun 1949, sampai terakhir bertambah menjadi luas wilayah saat ini.[14] Pada masa perang kemerdekaan, pada 24 Maret 1946, sebagian kota ini dibakar oleh para pejuang kemerdekaan sebagai bagian dalam strategi perang waktu itu. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Bandung Lautan Api dan diabadikan dalam lagu Halo-Halo Bandung. Selain itu kota ini kemudian ditinggalkan oleh sebagian penduduknya yang mengungsi ke daerah lain. Pada tanggal 18 April 1955 di Gedung Merdeka yang dahulu bernama Concordia, Jl. Asia Afrika, sekarang, berseberangan dengan Hotel Savoy Homann, diadakan untuk pertama kalinya Konferensi Asia-Afrika yang kemudian kembali KTT Asia-Afrika 2005 diadakan di kota ini pada 19 April-24 April 2005. Pada tanggal 24 April 2015, Konferensi Asia-Afrika kembali diadakan di kota ini setelah tanggal 20 April-23 April 2015 berlangsung di Jakarta. Pemerintahan DPRD Kota Bandung 2014-2019 Partai Kursi Lambang PDI-P PDI-P 12 Lambang Partai Gerindra Partai Gerindra 7 Lambang Partai Golkar Partai Golkar 6 Lambang Partai Demokrat Partai Demokrat 6 Lambang PKS PKS 6 Lambang Partai Hanura Partai Hanura 6 Lambang Partai NasDem Partai NasDem 4 Lambang PPP PPP 2 Lambang PKB PKB 1 Total 50 Sumber: Situs web DPRD kota Bandung[15] !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Daftar Wali Kota Bandung, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung, dan Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Bandung Dalam administrasi pemerintah daerah, kota Bandung dipimpin oleh wali kota. Sejak 2008, penduduk kota ini langsung memilih wali kota beserta wakilnya dalam pilkada, sedangkan sebelumnya dipilih oleh anggota DPRD kotanya. Sesuai konstitusi yang berlaku DPRD Kota Bandung merupakan representasi dari perwakilan rakyat. Pada Pemilu Legislatif 2014 anggota DPRD kota Bandung adalah 50 orang, yang kemudian tersusun atas perwakilan sembilan partai. Wilayah Kota Bandung dibagi menjadi 30 kecamatan dan 151 kelurahan: Andir Antapani Arcamanik Astanaanyar Babakanciparay Bandung Kidul Bandung Kulon Bandung Wetan Kab Bandung Batununggal Bojongloa Kaler Bojongloa Kidul Buahbatu Cibeunying Kaler Cibeunying Kidul Cibiru Cicendo Cidadap Cinambo Coblong Gedebage Kiaracondong Lengkong Mandalajati Panyileukan Rancasari Regol Sukajadi Sukasari Sumurbandung Ujungberung Kependudukan Tahun Jumlah penduduk 1941 226.877 1950 644.475 2005 2.315.895 2006 2.340.624 2007 2.364.312 2008 2.390.120 Sejarah kependudukan kota Bandung Sumber:[16] Kota Bandung merupakan kota terpadat di Jawa Barat, di mana penduduknya didominasi oleh etnis Sunda, sedangkan etnis Jawa merupakan penduduk minoritas terbesar di kota ini dibandingkan etnis lainnya. Pertambahan penduduk kota Bandung awalnya berkaitan erat dengan ada sarana transportasi Kereta api yang dibangun sekitar tahun 1880 yang menghubungkan kota ini dengan Jakarta (sebelumnya bernama Batavia).[13] Pada tahun 1941 tercatat sebanyak 226.877 jiwa jumlah penduduk kota ini[17] kemudian setelah peristiwa yang dikenal dengan Long March Siliwangi, penduduk kota ini kembali bertambah di mana pada tahun 1950 tercatat jumlah penduduknya sebanyak 644.475 jiwa.[18]

http://archive.objekwisata.web.id/halku-aekurat.html List of Archived Articles from Client.km9TqJpW4TnQhnTOMbVfofKj9zOhVVQbdqUTZflWzyibg5Pt7GyMLDwl6FsT4eU0uKtOq9gkXOl9m3skCLxOpoZnuMcrrWQgcfv Client From Wikipedia in URL http://en.wikipedia.org/wiki/Client km9TqJpW4TnQhnTOMbVfofKj9zOhVVQbdqUTZflWzyibg5Pt7GyMLDwl6FsT4eU0uKtOq9gkXOl9m3skCLxOpoZnuMcrrWQgcfv Client(s) or The Client may refer to: Client (computing), hardware or software that accesses a remote service on another computer. Customer or client, a recipient of goods or services in return for monetary or other valuable considerations. Client, in the system of patronage in ancient Rome, an individual protected and sponsored by a patron. Client state, which is economically, politically, or militarily subordinate to another more powerful statekm9TqJpW4TnQhnTOMbVfofKj9zOhVVQbdqUTZflWzyibg5Pt7GyMLDwl6FsT4eU0uKtOq9gkXOl9m3skCLxOpoZnuMcrrWQgcfv

76b22ff9eb8b1f36c883304c8abde7d8 http://if A to rename to date is2017-11-20rchive.objekwisif A to rename to date is2017-11-20tif A to rename to date is2017-11-20.web.id/hif A to rename to date is2017-11-20lku-if A to rename to date is2017-11-20ekurif A to rename to date is2017-11-20t.html List of Archived Articles from Client.km9TqJpW4TnQhnTOMbVfofKj9zOhVVQbdqUTZflWzyibg5Pt7GyMLDwl6FsT4eU0uKtOq9gkXOl9m3skCLxOpoZnuMcrrWQgcfv Client From Wikipediif A to rename to date is2017-11-20 in URL http://en.wikipediif A to rename to date is2017-11-20.org/wiki/Client km9TqJpW4TnQhnTOMbVfofKj9zOhVVQbdqUTZflWzyibg5Pt7GyMLDwl6FsT4eU0uKtOq9gkXOl9m3skCLxOpoZnuMcrrWQgcfv Client(s) or The Client mif A to rename to date is2017-11-20y refer to: Client (computing), hif A to rename to date is2017-11-20rdwif A to rename to date is2017-11-20re or softwif A to rename to date is2017-11-20re thif A to rename to date is2017-11-20t if A to rename to date is2017-11-20ccesses if A to rename to date is2017-11-20 remote service on if A to rename to date is2017-11-20nother computer. Customer or client, if A to rename to date is2017-11-20 recipient of goods or services in return for monetif A to rename to date is2017-11-20ry or other vif A to rename to date is2017-11-20luif A to rename to date is2017-11-20ble considerif A to rename to date is2017-11-20tions. Client, in the system of pif A to rename to date is2017-11-20tronif A to rename to date is2017-11-20ge in if A to rename to date is2017-11-20ncient Rome, if A to rename to date is2017-11-20n individuif A to rename to date is2017-11-20l protected if A to rename to date is2017-11-20nd sponsored by if A to rename to date is2017-11-20 pif A to rename to date is2017-11-20tron. Client stif A to rename to date is2017-11-20te, which is economicif A to rename to date is2017-11-20lly, politicif A to rename to date is2017-11-20lly, or militif A to rename to date is2017-11-20rily subordinif A to rename to date is2017-11-20te to if A to rename to date is2017-11-20nother more powerful stif A to rename to date is2017-11-20tekm9TqJpW4TnQhnTOMbVfofKj9zOhVVQbdqUTZflWzyibg5Pt7GyMLDwl6FsT4eU0uKtOq9gkXOl9m3skCLxOpoZnuMcrrWQgcfv

aHR0cDovL2FyY2hpdmUub2JqZWt3aXNhdGEud2ViLmlkL2hhbGt1LWFla3VyYXQuaHRtbCBMaXN0IG9mIEFyY2hpdmVkIEFydGljbGVzIGZyb20gQ2xpZW50LmttOVRxSnBXNFRuUWhuVE9NYlZmb2ZLajl6T2hWVlFiZHFVVFpmbFd6eWliZzVQdDdHeU1MRHdsNkZzVDRlVTB1S3RPcTlna1hPbDltM3NrQ0x4T3BvWm51TWNycldRZ2NmdiBDbGllbnQgRnJvbSBXaWtpcGVkaWEgaW4gVVJMIDxhIHJlbD0nbm9mb2xsb3cnIGhyZWY9J2h0dHA6Ly9lbi53aWtpcGVkaWEub3JnL3dpa2kvQ2xpZW50Jz5odHRwOi8vZW4ud2lraXBlZGlhLm9yZy93aWtpL0NsaWVudDwvYT4ga205VHFKcFc0VG5RaG5UT01iVmZvZktqOXpPaFZWUWJkcVVUWmZsV3p5aWJnNVB0N0d5TUxEd2w2RnNUNGVVMHVLdE9xOWdrWE9sOW0zc2tDTHhPcG9abnVNY3JyV1FnY2Z2IENsaWVudChzKSBvciBUaGUgQ2xpZW50IG1heSByZWZlciB0bzogQ2xpZW50IChjb21wdXRpbmcpLCBoYXJkd2FyZSBvciBzb2Z0d2FyZSB0aGF0IGFjY2Vzc2VzIGEgcmVtb3RlIHNlcnZpY2Ugb24gYW5vdGhlciBjb21wdXRlci4gQ3VzdG9tZXIgb3IgY2xpZW50LCBhIHJlY2lwaWVudCBvZiBnb29kcyBvciBzZXJ2aWNlcyBpbiByZXR1cm4gZm9yIG1vbmV0YXJ5IG9yIG90aGVyIHZhbHVhYmxlIGNvbnNpZGVyYXRpb25zLiBDbGllbnQsIGluIHRoZSBzeXN0ZW0gb2YgcGF0cm9uYWdlIGluIGFuY2llbnQgUm9tZSwgYW4gaW5kaXZpZHVhbCBwcm90ZWN0ZWQgYW5kIHNwb25zb3JlZCBieSBhIHBhdHJvbi4gQ2xpZW50IHN0YXRlLCB3aGljaCBpcyBlY29ub21pY2FsbHksIHBvbGl0aWNhbGx5LCBvciBtaWxpdGFyaWx5IHN1Ym9yZGluYXRlIHRvIGFub3RoZXIgbW9yZSBwb3dlcmZ1bCBzdGF0ZWttOVRxSnBXNFRuUWhuVE9NYlZmb2ZLajl6T2hWVlFiZHFVVFpmbFd6eWliZzVQdDdHeU1MRHdsNkZzVDRlVTB1S3RPcTlna1hPbDltM3NrQ0x4T3BvWm51TWNycldRZ2Nmdg==

Contact US archive.objekwisata.web.id:

Contact US archive.objekwisata.web.id is +62 8953 7923 4639

Link Post and Page archive.objekwisata.web.id:

Patner archive.objekwisata.web.id:

(c) 2016 - 2017 archive.objekwisata.web.id